Jumat, 23 Juni 2017

Orangtua dan Teman Sebaya

Selepas maghrib saya ada perlu keluar rumah untuk membeli sesuatu. Melewati ruko yang ramai dengan anak remaja tanggung, saya pun memperhatikan sekilas. Ternyata sebuah rental play station (PS).

Pernah di suatu pagi saya menemukan rental PS itu sudah ramai dengan anak-anak. Yaah, memang tidak pagi sangat, tapi masih bisa dibilang pagi, saya saja baru pulang dari pasar.

Saya jadi berpikir, anak-anak itu sangat bahagiakah di rental PS? Hingga siang malam bahkan pagi mereka asyik memainkannya. Tidakkah punya kegiatan lain yang lebih seru? Begitu pula orangtuanya, tak merasa khawatirkah? Wallaahu 'alam.

Hal ini mengingatkan saya pada cerita Teh Kiki Barkiah dalam bukunya 5 Guru Kecilku, pentingnya orangtua menyiapkan pertemanan dan sosialisasi anak-anak nya. Kita sekarang hidup di akhir zaman, dengan tantangan yang luar biasa hebat untuk tetap bisa memilih menjadi manusia yang berperan dalam kemenangan Islam.

Aaah... saya jadi ingin memeluk anak-anak dan mengajaknya bermain sambil menyisipkan kisah-kisah teladan yang membuatnya semangat menjadi pribadi beriman dan cinta Rasul. Memang kita tidak bisa menutup mata dari riuhnya pergaulan di luar sana, namun saya ingin membekali anak-anak agar mempunyai kekebalan jiwa dalam memilih mana yang baik dan yang bermanfaat saja.

Besarnya amanah kita sebagai orangtua yang harus menunjukkan jalan lurus bagi anak-anak, termasuk memilih teman. Kadang anak yang beranjak baligh lebih suka bernain dengan temannya daripada orangtuanya. Di sinilah PR nya, bagaimana kita sebagai orangtua menjadikan teman terpercaya bagi anak-anak, hingga ketika mereka mempunyai teman pun akan menceritakannya pada kita. Dan orangtua hendaknya menjadi teman yang asyik bagi mereka selayaknya sahabat. Belajar terus menjadi orangtua...

#RamadhanInspiratif
#Challenge
#Aksara
#HariKeDuapuluhEnam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar